Minggu, 10 Desember 2017

16. KOGNISI SOSIAL DALAM PERUBAHAN SIKAP

Kognisi sosial adalah proses berpikir yang dilakukan seseorang  untuk memahami dirinya dan orang lain (kognisi adalah pengetahuan dan kesadaran) atau tata cara kita mengenal, mengingat dan menggunakan informasi tentang dunia sosial, dan kognisi sosial terjadi secara otomatis. Kognisi sosial memiliki peran dalam proses perubahan sikap, karena dengan berpikir untuk memahami diri sendiri dan orang lain individu dapat mengubah sikap yang menurutnya buruk dan tidak disukai orang, proses kelompok juga berperan dalam perubahan sikap karena pada umumnya, individu bersikap searah dengan sikap orang yang dianggapnya penting, kecenderungan ini antara lain dimotivasi oleh keinginan untuk menghindari konflik dengan orang yang dianggap penting tersebut. Contohnya: seorang anak tidak suka di peluk oleh orang lain tapi kebiasaan teman-teman sekelompoknya adalah berpelukan ketika bertemu, untuk menghindari konflik akhirnya individu yang tidak senang dipeluk merubah sikapnya untuk menghargai sikap teman-teman sekelompoknya.

15. PERSEPSI DAN PERSUASI DALAM PEMBENTUKAN SIKAP


Persepsi adalah suatu proses pengamatan seseorang terhadap lingkungan dengan menggunakan indra-indra yang dimiliki sehingga ia menjadi sadar akan segala sesuatu yang ada dilingkungannya ,sedangkan persuasi adalah suatu usaha untuk mengubah sikap orang lain melalui penggunaan jenis pesan, seperi contohnya papan-papan iklan, persepsi dan persuasi memiliki hubungan dengan pembentukan sikap seseorang, sikap seseorang dipengaruhi oleh persepsi yang muncul pada dirinya dan dengan persuasi seperti melihat papan iklan juga bisa mengubah sikap seseorang, contoh jika seseorang terkena ulat dan ulat tersebut membuat gatal-gatal pada tubuh, akhirnya ia mempersepsikan bahwa semua ulat itu mengakibatkan gatal-gatal maka ia akan berubah sikapnya setiap bertemu ulat dalam jenis apapun. Lalu contoh dari persuasi misalkan tersebar iklan peringatan merokok dimana-mana, ada seseorang perokok yang melihat iklan tersebut terus menerus, akhirnya perokok tersebut perlahan merubah sikapnya dan tidak merokok lagi karena sadar akan bahayanya dari iklan-iklan yang telah ia baca, maka tujuan dari iklan tersebut untuk mengubah sikap seseorang berhasil terlaksana.

14. Layanan yang tepat untuk anak TK sesuai tingkatan kapasitas intelektual.



Konselor di sekolah memiliki tugas untuk mengenal para siswanya, maka ketika telah dilaksanakan sebuah tes intelektual konselor dapat menggunakan hasil tes tersebut untuk menentukan layanan yang tepat yang dapat diberikan pada kliennya kelak. Pada suatu kesempatan penulis melakukan observasi di sebuah sekolah dan mendapatkan kesimpulan diantaranya bahwa anak yang:
·                     Kapasitas itelektualnya berada di tingkatan superior ( Grade I )
Ketika konselor telah memberikan layanan pengumpulan data dan telah mendapatkan hasil bahwa ada anak yang tergolong pada Grade I selanjutnya diberikan layanan informasi seperti memberikan informasi pada anak tersebut tentang kemampuannya yang sudah bagus agar ia tidak menjadi anak yang besar kepala karena kemampuannya dan diberikan perhatian agar ia masih bisa meningkatkan lagi kemampuannya. Terkadang anak pada tingkatan superior memiliki tingkah laku super aktif untuk sekedar mencari perhatian gurunya maka sebagai konselor harus bisa memberikan informasi juga pada guru pengajar bagaimana pengajaran yang cocok untuk anak pada Grade ini karena anak pintar juga masih memerlukan perhatian dari gurunya.
·                     Kapasitas itelektualnya berada di tingkatan diatas rata-rata ( Grade II )
Ketika konselor telah memberikan layanan pengumpulan data dan telah mendapatkan hasil bahwa ada anak yang tergolong pada Grade II selanjutnya diberikan informasi bahwa ia sudah memiliki kemampuan yang baik dan harus tetap mempertahankannya, konselor juga memberikan layanan informasi pada guru pengajar bahwa anak ini masih perlu perhatian agar ia tidak melakukan hal-hal yang tidak diinginkan untuk mencari perhatian guru sama seperti di Grade I anak di Grade II juga terkadang memiliki tingkah laku yang super aktif.
·                     Kapasitas itelektualnya berada di tingkatan rata-rata ( Grade III )
Sama seperti sebelumnya, ketika konselor telah memberikan layanan pengumpulan data dan telah mendapatkan hasil bahwa ada anak yang tergolong pada Grade III selanjutnya diberikan informasi bahwa ia sudah mendapatkan kemampuan yang cukup karena kemampuannya yang sama pada anak umumnya, selanjutnya anak tersebut diberikan layanan konseling agar ia mampu menigkatkan kemampuannya agar lebih baik lagi, dan konselor melakukan layanan informasi pada guru bahwa anak yang berada ditingkatan rata-rata hanya memerlukan dorongan-dorongan agar anak tersebut mau meningkatkan lagi kemampuannya.

·                     Kapasitas intelektualnya berada di tingkatan dibawah rata-rata ( Grade IV )
Anak pada golongan ini diperlukan perhatian khusus agar ia bisa mengimbangi diri dengan anak lain yang setidaknya pada tingkatan rata-rata, anak pada golongan ini dapat diberikan layanan konseling untuk lebih mengetahui mengapa anak terlihat pada tingkatan dibawah rata-rata selanjutnya berikan layanan infirmasi pada guru atas hasil konseling tersebut dan anjurkan pada guru untuk melakukan home visit atau mendatangi tempat tinggal anak untuk lebih mengetahui latar belakang keluarganya mengapa anak ini termasuk pada tingkatan dibawah rata-rata,seperti melihat pendukung belajarnya dirumah dan perlakuan orangtua pada anaknya.



13. Penulisan dan Pengaturan Daftar Pustaka Untuk Melengkapi Tugas



Bagi seorang peserta didik tugas pasti di dapatkan dari sebuah lembaga pendidikan yang sedang dijalani untuk di kerjakan. Tugas beragam bentuknya salah satunya adalah tugas yang harus di kerjakan menggunakan aplikasi perangkat lunak pengolah kata seperti Microsoft word yang ada pada komputer. Beragam pula tugas yang bisa dikerjakan di Microsoft Word diantaranya ada artikel, makalah, proposal dan lain sebagainya. Jika memang dalam tugas tersebut kita memerlukan beberapa sumber maka penting bagi kita untuk mencantumkan sumber tersebut agar tidak di anggap plagiat. Maka kali ini saya akan menuliskan beberapa cara penulisan daftar pustaka yang baik dan benar. InshaAllah.
Sumber untuk daftar pustaka dan cara penulisannya:
*      Buku
Tulis seperti ini pada daftar pustaka jika bersumber dari buku
Nama. Tahun. Judul. Tempat : penerbit.
Contoh:
Yusuf, Syamsu. 2000. Psikologi Perkembangan Anak dan remaja. Bandung: PT Remaja Rosdakarya.


Yusuf, Syamsu & A. Juntika Nurihsan.2014. Landasan Bimbingan dan Konseling. Bandung: PT Remaja Rosdakarya.

*      Penulisan daftar pustaka dari Skripsi dan jurnal tidak terlalu berbeda dengan buku, hanya penerbitnya menjadi skripsi atau jurnal
Contoh:
Hidayana, Herma. 2009. Pengaruh Gaya Belajar terhadap Prestasi Belajar Siswa Kelas X SMK Negeri 2 Balikpapan. Malang: Skripsi.
Setiani, Amalia Cahya. 2014. Meningkatkan Konsentrasi Belajar Melalui Layanan Bimbingan Kelompok Pada Siswa Kelas VI SD Negeri 2 Karangcegak, Kabupaten Purbalingga Tahun Ajaran 2013/2014.. Semarang: Skripsi.

Bire , Arylien Ludji, Uda Geradus, dan Josua Bire. 2014. Pengaruh Gaya Belajar Visual, Auditorial, Dan Kinestetik Terhadap Prestasi Belajar. Kupang: Jurnal Pendidikan. Vol. 44, No. 2: 168-174

*      Internet
Tulis seperti ini pada daftar pustaka jika bersumber dari Internet
Nama. Tahun. Judul. Alamat url. Diunduh.
Contoh:
Untirta. 2017. Fakultas Pertanian. http://pertanian.untirta.ac.id. Diunduh pada 9 Mei 2017
Psikologi, Blog. 2016. Konsep Tes DAT Admisnistrasi Skoring. http://blogpsikologi.blogspot.co.id/2016/03/konsep-tes-dat-administrasi-skoring-dan.html diunduh pada 8 Juni 2017

*      Wawancara
Tulis seperti ini pada daftar pustaka jika bersumber dari wawancara
Nama (tahun) via….. sebagai….. pada (tanggal)
Contoh:
Danu Ranggaseta (20 tahun) via Line sebagai mahasiswa pada 27 Mei 2016.
Dina Ambaru  (21 tahun) di akses via WhatsApp sebagai masyarakat pada 30 oktober 2016.


Kemudian ini adalah pengaturan paragraf pada daftar pustaka, caranya buka tab home pada Microsoft Word kemudian klik pada tulisan paragraph dan sesuaikan isinya menjadi seperti ini




Sekian dan terimakasih semoga bermanfaat :)